MAKLUMAT PELAYANAN ::
DENGAN INI, KAMI BERJANJI AKAN MEMBERIKAN PELAYANAN SESUAI DENGAN STANDAR PELAYANAN PERADILAN YANG TELAH DITETAPKAN, DAN APABILA TIDAK MENEPATI JANJI INI, KAMI SIAP MENERIMA SANKSI SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU

img_head
BERITA

IKRAR BERSAMA MAKLUMAT KETUA MAHKAMAH AGUNG RI TAHUN 2018

Des17

Konten : berita humas
Telah dibaca : 95 Kali

Sehubungan dengan telah dikeluarkannya Maklumat Ketua Mahkamah Agung RI tanggal 11 September 2017 Nomor 01/Maklumat/KMA/IX/2017 tentang Pengawasan dan Pembinaan Hakim, Aparatur Mahkamah Agung dan Badan Peradilan dibawahnya. Pengadilan Negeri Bireuen menindaklanjuti dengan melakukan pembinaan dan sosialisasi maklumat tersebut secara berkala dan berkesinambungan pada Pengadilan Negeri Bireuen.

Ketua Pengadilan Negeri Bireuen Fauzi, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa acara pembacaan ikrar ini untuk mengingatkan kembali kepada para Hakim dan seluruh pegawai untuk selalu menjaga kewibawaan Pengadilan dan meningkatkan disiplin hakim dan pegawai sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2016 tentang Penegakan Disiplin Kerja Hakim Pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada dibawahnya, Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pembinaan Atasan Langsung dilingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan dibawahnya dan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pedoman Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) di Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan yang berada dibawahnya.

Pembacaan Ikrar Bersama Maklumat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 01/Maklumat/KMA/IX/2017 diikuti oleh para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, Staf, serta Tenaga Honorer pada hari Senin, tanggal 10 Desember 2018 yang berlangsung di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Bireuen.

Maklumat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia adalah salah satu upaya untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa seluruh warga Pengadilan Negeri Bireuen tidak akan melakukan perbuatan yang merendahkan wibawa, kehormatan, dan martabat Mahkamah Agung RI dan juga Badan Peradilan dibawahnya.