MAKLUMAT PELAYANAN ::
DENGAN INI, KAMI BERJANJI AKAN MEMBERIKAN PELAYANAN SESUAI DENGAN STANDAR PELAYANAN PERADILAN YANG TELAH DITETAPKAN, DAN APABILA TIDAK MENEPATI JANJI INI, KAMI SIAP MENERIMA SANKSI SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU

img_head
PEMBINAAN KETUA PENGADILAN TINGGI BANDA ACEH PADA PENGADILAN NEGERI BIREUEN

PEMBINAAN KETUA PENGADILAN TINGGI BANDA ACEH PADA PENGADILAN NEGERI BIREUEN

Telah dibaca : 72 Kali

Kamis, tanggal 28 Maret 2019 Pengadilan Negeri Bireuen kedatangan Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh yaitu Bapak H. DJUMALI, S.H., dalam rangka Pembinaan terhadap Pengadilan Tingkat Pertama Se-Wilayah Aceh. Kedatangan Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Bireuen Ibu ZUFIDA HANUM, S.H., M.H., para Hakim, Panitera, Sekretaris serta seluruh warga Pengadilan Negeri Bireuen.

    

Pembinaan tersebut dilaksanakan bertempat diruang sidang utama pada Pengadilan Negeri Bireuen, yang dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Bireuen dan kemudian dilanjutkan dengan Pembinaan dari Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Terkait dengan Pembinaan tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Bireuen menyampaikan beberapa poin, yaitu :

  • Dalam rangka pembangunan Zona Integritas Pengadilan Negeri Bireuen saat ini sudah mendapatkan akreditasi dengan nilai A “Excellent. Penerapan Zona Integritas di lingkungan Mahkamah Agung RI pada dasarnya bertujuan untuk memperbaiki hati, sikap dan moral sehingga bisa mengubah citra pengadilan di mata masyarakat pencari keadilan.
  • Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyampaikan mulai hari ini warga Pengadilan Negeri Bireuen harus bisa menjaga integritas dan meningkatkan kinerja yang lebih baik dari sebelumnya sehingga sesuai dengan predikat yang telah didapat yaitu A “Excellent”.
  • Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyampaikan mengenai SAKIP berupa IKU dan LAKIP yang sangat penting keberadannya guna untuk mendukung kinerja Pengadilan Negeri Bireuen. Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh berharap agar Ketua Pengadilan Negeri Bireuen yang baru dapat bekerja secara profesional sehingga dapat meningkatkan performa Pengadilan Negeri Bireuen.
  • Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menjelaskan tentang beban kerja Hakim berdasarkan jumlah perkara yang harus diselesaikan dalam setahun, dimana hasilnya beban kerja Hakim tidak terlalu berat. Oleh karena itu, Hakim harus bisa menjadi contoh untuk Pegawai yang lainnya karena Hakim sudah diberikan gaji yang cukup besar. Maka gaji tersebut harus bisa diimbangi dengan hasil kinerja yang maksimal dan memuaskan kepada masyarakat pencari keadilan dengan cara menyelesaikan perkara dengan tepat waktu. Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh juga mengharapkan tidak ada lagi perkara yang diselesaikan lebih dari 5 (lima) bulan.
  • Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyampaikan masing-masing area Zona Integritas mulai  dari area 1 sampai dengan area 6 harus sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya apabila ingin mendapatkan sertifikat Zona Integritas. Zona Integritas bukan hanya sebuah pernyataan dalam bentuk dokumen saja, namun harus dikukuhkan dalam hati dan dilaksanakan dengan keikhlasan dalam kesehariannya.
  • Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menghimbau marilah kita memperbaiki dan menjaga integritas diri kita, memperbaiki kinerja, menerapkan budaya kerja sebagaimana mestinya sehingga Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM dapat lebih mudah dicapai dan bisa mendapatkan kepercayaan dari masyarakat para pencari keadilan. Bekerjalah secara ikhlas dan serius sehingga kita bisa menghasilkan pekerjaan seperti seni yang indah dan memuaskan.
  • Setiap Hakim dan Pegawai harus bisa berdedikasi tinggi di lingkungan kerjanya sehingga bisa memberikan kinerja yang bermanfaat dilingkungan kerja.
  • Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyampaikan dokumen elektronik harus dilampirkan dalam pengiriman berkas permohonan kasasi.
  • Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh juga menyampaikan tentang delegasi bantuan sidang untuk ditangani secara cepat. Hakim harus membuat court calender yang pada sidang terakhir ditandatangani oleh terdakwa. Court calender tersebut dapat memudahkan hakim dalam bekerja.
  • Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh menyampaikan penanganan perkara harus lebih berkualitas, oleh karena itu dibuatkan jadwal untuk pembacaan berkas. Pembacaan berkas harus secara fokus dan cermat serta pertanyaan-pertanyaan yang tepat. Masing-masing harus membuat kesimpulan fakta dan pertanyaan yang bisa membuktikan fakta-fakta. Hal ini dapat memberikan hasil putusan yang lebih berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu dalam membuat putusan mohon memperhatikan rumusan rapat pleno.

    

Kemudian Pembinan tersebut ditutup oleh Ketua Pengadilan Negeri Bireuen dengan mengucapkan hamdalah dan ucapan terima kasih kepada Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh yang sudah menyediakan waktunya untuk memberikan pembinaan kepada seluruh warga Pengadilan Negeri Bireuen.